Sunday, April 1, 2012

Putus Asa

Untuk yang nyaris putus asa,
bisikkanlah

Tuhanku Yang Maha Melapangkan

Ingin rasanya aku menyerah,
melepaskan ini semua dan
membiarkan diriku hilang
dalam ketidak-pedulian.

Tapi aku tak mungkin ikhlas
membiarkan jiwa baikku ini rusak.
Sebetulnya aku hanya letih
dan sedikit merasa tak disayangi

Sunday, March 25, 2012

Seperti Sebuah Penolakan

Terik dalam suram
Terang dalam gelap
Hangat dalam dingin

Untuk kesekian kali
Seperti sebuah penolakan

Jatuh terbaring tanpa harapan
Membuang kenangan dan senyuman

Untuk kesekian kali
Seperti sebuah penolakan

Angin bersenandung
Melagukan tangisannya
Diikuti tetesan langit

Thursday, March 22, 2012

Spica, Sirius Kembali!

Spica!
Sirius kembali!

Dengan terang yang biasanya
Dengan indah yang biasanya

Spica tau
Sirius tidak berubah
Bahkan sakit dalam dirinya
Tetap sama

Saturday, March 10, 2012

Lelah dan Sendiri

Tuhan..
Aku lelah mengejarnya, tapi aku tak suka menunggu.
Aku lelah berharap, tapi aku tak bisa menyerah.
Aku lelah mengikuti semua kehendak orang lain, tapi aku tak kuasa melawan.

Aku lelah, Tuhan.
Aku sungguh lelah.

Tapi aku tau, aku selalu memiliki Engkau.
Engkau, yang akan menguatkan aku dan tau mana yang baik untukku.


Wednesday, February 29, 2012

Me. Biological Psychology. Wijnand Raaijmakers.

Bismillahirrahmaanirrahiim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Well, udah hampir tiga minggu gue ngejalanin yang namanya kuliah BIOPSIKOLOGI bareng dosen dari negeri Belanda, MR. WIJNAND RAAIJMAKERS.
Mr. Wijnand
Taken from Asysyifa's Blog

Tuesday, February 28, 2012

Poem; Kopi Ini Pahit

Pahit
Kopi ini pahit
Getar ini salah!
Ya. Ada yang salah!

Hangat ini lain
Bukan hangat yang biasanya
Bukan hangat yang aku cari
Bukan hangat yang aku suka
Hangat ini sakit



Poem; Menunggu Warna

Merah dan coklat dalam nyaman
Lingkaran bunga terangi putih
Menyorot sedih tanpa peduli

Hijau indah kalahkan penat
Hijau indah rasuki jiwa

Empat satu, satu tiga
Mengisi ruang hampa yang suci

Saturday, February 25, 2012

Poem; Bintang Pelangi

Pelangi memang kembali
Membawa warna cerahkan hari
Bersama tetesan terakhir hujan Februari

Pelangi tetap indah, tapi ia membawa abu
Pelangi tetap tersenyum, tapi ia membawa abu


Abu,
Menyeret hampa dalam angan
Melukiskan sakit pada ruang kebebasan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Spinning Blue Star With Falling Stars